Follow me on Instagram!

3 Langkah Mudah Mengurus Visa Pelajar di Kedutaan Besar Jepang

Halo! Kali ini saya akan berbagi lagi tentang pengalaman saya mengurus visa pelajar di Kedubes Jepang. Awalnya sudah takut duluan kalau-kalau mengurus visa pelajar di Kedubes Jepang itu sulit, tapi ternyata nggak tuh! Justru prosesnya terhitung sangat mudah dan cepat loh!

Visa pelajar termasuk ke dalam visa khusus.  Berhubung saya orang Bogor, saya baru bisa cerita tentang mengurus visa pelajar di Kedubes Jepang yang di Jakarta yaa :D Jadi, apa saja yang harus dilakukan untuk mendapatkan visa pelajar dari Kedubes Jepang? 

Pastikan kamu sudah menerima Certificate of Eligibility (COE) dari universitas tujuan kamu. Kalau saya, karena akan ikut program student exchange di TsukubaDai selama kurang lebih 5 bulan, saya harus menunggu COE yang dikirimkan oleh TsukubaDai sampai ke tangan saya. Selama menunggu datangnya COE, kamu bisa mempersiapkan berkas-berkas lain yang diperlukan untuk permohonan pengajuan visa. Untuk visa pelajar ini, selain COE kamu hanya perlu menyiapkan paspor (lama dan baru), formulir permohonan visa dan pasfoto terbaru ukuran 4.5x4.5cm, serta fotokopi KTP. Untuk lebih jelasnya, kamu bisa baca informasinya dan download formulir permohonan visa-nya juga di link berikut ini. http://www.id.emb-japan.go.jp/visa_4.html

Datang ke Kedubes Jepang di Jl. M.H. Thamrin 24 Jakarta Pusat (10350). Datanglah pagi-pagi karena jam pengajuan visa adalah 08.30-12.00 saja. Bagi yang mau naik kendaraan umum dari Bogor, kamu bisa naik commuter line dan turun di Stasiun Sudirman, lalu disambung dengan naik metro mini 640 atau kopaja 19. Hati-hati, dari stasiun kamu harus menyeberang jalan dulu, jangan sampai salah arah naik metro mini atau kopaja-nya. Kalau mau jalan kaki saja dari stasiun, juga bisa, memakan waktu kurang lebih 20 menit. Jadi, butuh waktu sekitar 1,5 jam untuk sampai ke Kedubes Jepang dari Stasiun Bogor. Oh iya, gedung Kedubes Jepang warnanya abu-abu gelap, pagarnya tinggi, ada bendera Jepang-nya, di depannya ada mobil polisi berwarna oranye. Tulisan/logo Kedubes Jepang-nya tidak terlalu kelihatan, hanya kecil saja. Kalau saya, hanya perlu waktu 5 menit dari sejak sampai di Kedubes Jepang hingga saya selesai mengumpulkan berkas permohonan visa. 

5 menit di sana itu ngapain aja sih?
Sesampainya di Kedubes Jepang, katakan pada satpam bahwa kamu mau mengurus visa pelajar. Satpam kemudian akan membukakan pintu dan mempersilakan kamu masuk ke dalam. Begitu masuk ke dalam, akan ada loket tempat dimana kamu harus menyerahkan KTP kamu untuk ditukar sementara dengan semacam nomor pengunjung. Jadi, jangan sampai tidak bawa KTP yaa. Setelah itu, barulah kamu bisa masuk ke ruangan berikutnya. Di ruangan ini, tas kamu akan diperiksa. Setelah tas kamu diperiksa, barulah kamu dipersilakan masuk ke ruangan dimana loket visa ada. Begitu masuk ke ruangan tersebut, segeralah mengambil nomor antrian dengan menekan tombol pada mesin yang sudah tersedia. Tunggulah sampai nomor kamu dipanggil ke loket. Di loket inilah kamu akan menyerahkan semua berkas yang diperlukan. Setelah selesai, kamu akan diberitahu kapan harus mengambil visa pelajar kamu. Biasanya setelah 4 hari kerja visa sudah bisa diambil. Loh? Hanya begini saja? Iya!

Datang lagi Kedubes Jepang. Kali ini kamu datang siang, karena jam pengambilan visa adalah 13.30-15.00. Jangan lupa bawa KTP, slip pengambilan visa, dan uang sebesar Rp320.000,00. Visa pelajar yang akan kamu dapat ini adalah visa single entry selama 6 bulan. Begitu masuk ke ruangan loket visa, jangan lupa ambil lagi nomor antrian seperti saat hendak mengumpulkan berkas. Tunggulah nomor kamu dipanggil ke loket, bayar, lalu bawa pulang deh visa Jepang kamu! 



Mudah kan!
P.S. di Kedubes Jepang dilarang foto-foto yaa!! Hahaha~
Foto di atas diambil sesaat sebelum saya ditegur! >.<

Comments

  1. Haloo.
    mau tanya, jadi visa student saya "single entry" trus saya mau liburan balik ke indo, gmn ngurusnya ya supaya bisa balik ke jepang lagi, saya perlu apply ulang di indo atau bagimana?

    Makasih infonya ya Mba Tania.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai juga Mas Ricky,
      setahu saya jika visa-nya single entry dan ingin balik ke jepang lagi setelah keluar, harus mengurus ulang visa-nya lagi seperti di awal. karena begitu keluar dari jepang visa akan ditandai bahwa kita telah keluar dari jepang dan visanya jadi tidak berlaku lagi.

      Saya sendiri memang belum ada pengalaman bolak balik jepang-indo selama masa berlaku visa (karena hanya stay di jepang 6 bulan jadi nggak bolak balik indo sampai program exchange berakhir)

      mungkin Mas Ricky bisa konsultasi dulu kepada Student Advisory di kampus/sekolahnya yang umumnya sudah biasa ngurusin mahasiswa asingnya yang bolak balik jepang atau bisa tanyakan ke Kedubes Jepang lewat Facebook fanpage-nya (jika ada pertanyaan-pertanyaan yang belum dijelaskan di website) di sini https://web.facebook.com/embassyofjapan.id/?fref=ts&ref=br_tf

      Delete
  2. mba tania mau tanya nih
    kalau pake visa pelajar sampai berapa tahun masa berlaku nya?
    terus pake visa pelajar itu bisa sambil bekerja engga di jepang nya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Maaf telaaaaat banget respon-nya ya, entah kenapa notifnya ga masuk.. visa pelajar dapet berapa lama tergantung dari sekolah yang ngasih (alias penjamin selama di jepang nya) dulu waktu mau exchange aku dapat 6 bulan, ada teman yang dapat 1 tahun.. kalau sekolah nya lama harusnya dapat lebih lama juga.

      Untuk boleh kerja atau tidak, masih tergantung dari beasiswa yg didapat (jika ada), kalau tidak ada batasan apa2, boleh kok, tapi paling part time. Rata2 siswa di Jepang part time soalnya, termasuk mahasiswa asing. Tapi lain cerita kalau kerja di perusahaan ya. Itu harus visa kerja, yg buat COE nya perusahaan nya..

      Delete
    2. Maaf telaaaaat banget respon-nya ya, entah kenapa notifnya ga masuk.. visa pelajar dapet berapa lama tergantung dari sekolah yang ngasih (alias penjamin selama di jepang nya) dulu waktu mau exchange aku dapat 6 bulan, ada teman yang dapat 1 tahun.. kalau sekolah nya lama harusnya dapat lebih lama juga.

      Untuk boleh kerja atau tidak, masih tergantung dari beasiswa yg didapat (jika ada), kalau tidak ada batasan apa2, boleh kok, tapi paling part time. Rata2 siswa di Jepang part time soalnya, termasuk mahasiswa asing. Tapi lain cerita kalau kerja di perusahaan ya. Itu harus visa kerja, yg buat COE nya perusahaan nya..

      Delete
  3. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  4. mba tania, dimana tempat foto buat visa di bogor?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Mba Widya, foto di tempat pasfoto biasa aja Mba, ukuran dan warna latar nya disesuaikan dgn persyaratan dari kedubes nya. Seringkali studio fotonya juga sudah tahu ukuran foto utk visa (beda negara beda ketentuan foto ya). Kalau untuk visa Jepang, fotonya 4.5 x 4.5 cm dg latar putih. Minta aja begitu ke tempat fotonya Mba, bilanh utk visa Jepang :)

      Delete
    2. Hai Mba Widya, foto di tempat pasfoto biasa aja Mba, ukuran dan warna latar nya disesuaikan dgn persyaratan dari kedubes nya. Seringkali studio fotonya juga sudah tahu ukuran foto utk visa (beda negara beda ketentuan foto ya). Kalau untuk visa Jepang, fotonya 4.5 x 4.5 cm dg latar putih. Minta aja begitu ke tempat fotonya Mba, bilanh utk visa Jepang :)

      Delete
  5. Mba Tania, saat ngajuin visa untuk student exchange, dibutuhkan rekening koran ga ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Maaf respon nya telat banget, semoga masih bisa membantu. Nggak perlu, yang penting sudah punya CoE (certificate of eligibility) yang dikasih sama pihak penerima di negara bersangkutan (dalam hal ini kampusnya ya) plus syarat2 yg bisa dicek lebih lengkapnya di website kedutaan, utk yg visa student :)

      Delete
    2. Maaf respon nya telat banget, semoga masih bisa membantu. Nggak perlu, yang penting sudah punya CoE (certificate of eligibility) yang dikasih sama pihak penerima di negara bersangkutan (dalam hal ini kampusnya ya) plus syarat2 yg bisa dicek lebih lengkapnya di website kedutaan, utk yg visa student :)

      Delete

Post a Comment