Follow me on Instagram!

Berteman dengan Tsukuba-san Lewat AIMS Exchange Program di Universitas Tsukuba!

ASEAN International Mobility for Students atau yang lebih dikenal dengan AIMS Program adalah suatu program pertukaran pelajar untuk mengikuti kuliah (transfer kredit) ataupun melaksanakan penelitian di bawah tujuh disiplin ilmu, yaitu pertanian, ekonomi, keteknikan, ilmu dan teknologi pangan, bisnis internasional, bahasa dan budaya, serta pariwisata dan perhotelan, yang didanai oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (DIKTI), Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Awalnya, pertukaran pelajar hanya berlangsung di negara-negara ASEAN antara lain Malaysia, Indonesia, Thailand, dan Vietnam, namun pada tahun 2013, Jepang juga menyatakan kesiapannya untuk bergabung di AIMS Program. Setelah melewati proses seleksi berkas dan wawancara, puji Tuhan, saya berkesempatan untuk mengikuti AIMS Program batch pertama di Universitas Tsukuba, Ibaraki, Jepang. Karena program inilah, saya mendapatkan berbagai pengalaman yang tak terlupakan selama berada di Tsukuba.

Gunung Tsukuba, atau yang biasa disebut Tsukuba-san, adalah gunung yang tertinggi di Tsukuba. Konon, Tsukuba-san juga merupakan salah satu destinasi wisata favorit di Tsukuba. Betapa beruntungnya saya, selama enam bulan mengikuti AIMS Program di Universitas Tsukuba, saya bisa mengunjungi Tsukuba-san sampai tiga kali dengan nuansa yang berbeda-beda, yaitu saat musim gugur, musim dingin, dan musim semi.

Oktober, 2014. “Welcome Hiking at Mount Tsukuba” adalah kegiatan pertama yang mempertemukan saya dengan Tsukuba-san. Kegiatan ini sebenarnya merupakan pesta penyambutan alias welcome party yang diselenggarakan oleh Tsukuba International Student Association (TISA) yang ada di Universitas Tsukuba. Karena makan-makan saja sudah biasa, maka welcome party kali ini diganti dengan kegiatan mendaki gunung. Dari kegiatan ini, saya bisa mengenal banyak mahasiswa asing lain di Universitas Tsukuba, bukan hanya peserta AIMS Program saja. Seru!

Welcome Hiking!
Photo by Kumito Takechi

Setelah mendaki selama kurang lebih dua jam, sampailah saya di puncak Tsukuba-san. Lelah memang, namun semua itu terbayarkan ketika saya bisa melihat indahnya pemandangan dari puncak Tsukuba-san. Karena sudah memasuki musim gugur, daun-daun yang telah menguning pun menambah keindahan  suasana di Tsukuba-san pada waktu itu.

At the top of Mount Tsukuba
Photo by Kumito Takechi

Beautiful autumn color!


Desember, 2014. Tidak ingin melewatkan malam pergantian tahun di Jepang tanpa sesuatu yang berkesan, saya dan teman-teman berencana untuk pergi ke Tsukuba-san lagi. Di kaki gunung Tsukuba-san, terdapat sebuah kuil besar. Di kuil inilah para penduduk lokal melakukan tradisi berdoa di kuil pada awal tahun baru, yang disebut dengan hatsumode. Kami pun nekat pergi malam-malam, berniat menghabiskan malam di sana dan melihat matahari yang akan terbit untuk pertama kalinya di tahun baru dari puncak Tsukuba-san


筑波山神社入り口
Entrance Gate of Tsukuba-san Shrine

Udara malam yang sangat dingin tidak mengecilkan niat saya dan teman-teman untuk melanjutkan perjalanan sampai ke puncak sebelum matahari terbit. Untuk mempersingkat waktu, saya dan teman-teman memilih untuk naik cable car yang memang dioperasikan secara khusus untuk momen tahun baru.

あけおめー!
Happy New Year!

Kira-kira pukul 07.00 matahari pun terbit. Rasa lelah dan kantuk karena tidak tidur semalaman pun sirna setelah Tsukuba-san lagi-lagi memanjakan mata saya dengan pemandangan yang begitu indah. 

First sunrise of 2015 at Mount Tsukuba, photo by Raditya Prabowo

Dengan gembira saya dan teman-teman mengucapkan “Selamat tahun baru dari puncak Tsukuba-san!” Setelah itu, kami langsung buru-buru turun karena dinginnya minta ampun! 

At the top of Mount Tsukuba (again)

Maret, 2015. Musim semi pun tiba. Bersamaan dengan kegiatan AIMS Program Student Forum, staf AIMS Program di Universitas Tsukuba mengajak para peserta AIMS Program untuk berkunjung ke taman ume (plum) yang ada di kaki gunung Tsukuba-san. Di sana sedang berlangsung perayaan yang disebut “Tsukuba-san Ume Festival”. 

筑波山梅林
Tsukuba-san Plum (Ume) Garden

Bunga ume bermekaran di akhir bulan Februari dan menjadi pertanda awal musim semi di Jepang. Memandangi bunga ume yang sedang bermekaran sambil mencicipi es krim rasa buah plum alias ume, inilah kali ketiga saya mengunjungi Tsukuba-san.


Pink plum blossom, photo by Tania

White plum blossom, photo by Tania

Magenta plum blossom, photo by Tania

Yeay!

Kegiatan ini sekaligus menjadi kegiatan terakhir bersama teman-teman peserta AIMS Program di Universitas Tsukuba, sebelum saya pulang ke Indonesia. Terima kasih Tsukuba, terima kasih AIMS Program!

Comments