Follow me on Instagram!

Mt Fuji Panoramic Ropeway alias Mt Kachi-Kachi Ropeway ke Tenjo-san Park dari Kawaguchiko St

Dahulu dikenal dengan Mt Kachi-Kachi Ropeway, atau sekarang Mt Fuji Panoramic Ropeway (telah resmi berganti nama terhitung sejak 1 April 2018) adalah salah satu tempat wisata yang wajib dikunjungi ketika kita sedang main-main di sekitar Kawaguchiko. Dengan naik kereta gantung ini, kita akan dibawa naik ke observation deck sambil menikmati pemandangan Lake Kawaguchi (Kawaguchi-ko), serta akhirnya pemandangan Fuji-san dari Tenjo-san (sudut pandang lain selain Hakone dan Fuji Shibazakura Festival).

Info lengkap seputar Mt Fuji Panoramic Ropeway bisa dicek di website resminya di sini yaa. 

Pemandangan dari Mt Fuji Panoramic Ropeway

Ada dongeng (WARNING! RADA-RADA SADIS KISAHNYA) dari zaman dahulu yang melatarbelakangi wisata kereta gantung ini. Dongeng apa sih? Judulnya "Kachi-Kachi Yama". 

Alkisah pada zaman dahulu hiduplah seorang kakek petani yang baik hati bersama istrinya. Mereka berteman dengan seekor kelinci yang sangat mereka sayangi. Di dekat mereka, hidup pula seekor tanuki (= Japanese raccoon dog) yang nakal. Suatu hari sang kakek menangkap si tanuki dan meminta nenek untuk membuatkan sup tanuki sementara ia pergi keluar.

Tanuki yang nakal justru menipu dan membunuh sang nenek, dan membuat sup dari nenek yang sudah dibunuhnya itu!!! Sang kakek pulang dan memakan sup tersebut, tanpa tahu apa-apa. Betapa sedihnya sang kakek begitu mengetahui kebenarannya, ia pun menangis. Kelinci yang mengetahui hal tersebut membakar kayu bakar dan menaruhnya di punggung si tanuki hingga ia terbakar dan menenggelamkannya, sebagai pembalasan dendam untuk sang nenek. NGERI WOY tapi patung maskotnya tetap dibuat cute sih hahaha

Dongeng ini ada dalam berbagai versi, tapi intinya sama, tentang si kelinci yang membalaskan dendam untuk kematian si nenek karena kejahatan si tanuki.

Sebagai referensi iniloh raccoon dog, beda dengan raccoon.

Tanuki, sumber : www.raccooncontrol.ca

Si kelinci menaruh kayu bakar di punggung si tanuki

Kelinci mengalahkan tanuki

Akses ke Kachi-Kachi Ropeway

1. Dari Kawaguchiko St (bus stop nomor 1), bisa naik Red Omni Bus (jalurnya disebut Red Line) dan turun di bus stop nomor 11. Waktu itu entah karena ramai atau bagaimana, sudah ada beberapa petugas yang teriak-teriak dan bawa papan nama yang menunjukkan jalur bus menuju tempat wisata di sekitar Kawaguchiko. Seingat saya ada Red Line, Blue Line, Green Line, dan Yellow Line. Para petugas itu bisa berbahasa Inggris, jadi saya bisa bertanya harus antri dimana kalau mau ke tempat naik Kachi-Kachi Ropeway. Ternyata, menurut petugas, kalau mau ke Kachi-Kachi Ropeway tidak harus naik Red Omni Bus atau jalur Red Line, tetapi bisa juga naik bus di jalur Yellow Line. Waktu itu antrian saya dipindah ke antrian Yellow Line di mana penumpangnya mau naik ropeway semua hahaha (ditanya dulu sama petugas mau ke mana tujuannya, lalu dibuatkan antrian baru untuk naik bus di jalur Yellow Line). Perjalanan kurang lebih setengah jam, 150 yen (harus bayar cash ya ini, tidak bisa dengan SUICA atau IC Card lainnya).

Kawaguchiko St

2. Turun di halte Yuransen Ropeway Iriguchi / Sightseeing Boat Ropeway Ent., langsung menuju ke tempat naik ropeway. Beli tiket dulu di mesin yang sudah tersedia (800 yen). Setelah itu, tinggal ikuti alur dan antriannya saja sampai naik kereta gantungnya. Untuk pulangnya, naik bus Red Line atau Yellow Line (150 yen) lagi dari halte seberangnya yang menuju kembali ke Kawaguchiko St. 


Halte Bus Nomor 11

Harga tiket masuk

Kelinci menenggelamkan tanuki (sesuai dongeng), masuknya naik tangga

Beli tiket dulu di mesin yang tersedia, lanjut naik lagi

Tiketnya lucu, ada yang bergambar kelinci dan tanuki

What to Enjoy di Mt. Fuji Panoramic Ropeway

Hal pertama yang bisa dinikmati tentunya pemandangan indah gunung dan danau yang terlihat saat kita menaiki ropeway-nya dong yaa. Tapi sayang, Kachi-Kachi Ropeway ini hanya mengangkut kita selama 3 menit saja, menanjak sampai ke tempat yang lebih tinggi, areanya dikenal dengan Tenjo-san Park. View dari atas sini bagus banget loooh teman-temaaan. Ada apa aja sih? Ini niiiiih

Sampai di atas (Tenjo-san Park)

Sesampainya di Tenjo-san Park, pemandangan pertama yang bisa kita lihat tentunya Fuji-san... Bagusssss deh

Fuji-san

Guide map Tenjo-san Park, sumber: www.mtfujiropeway.jp

Nah, ada banyak spot-spot menarik yang bisa dinikmati di Tenjo-san Park ini. Di sini ada layanan foto dengan latar belakang Fuji-san juga loooh, harganya 1200 yen. Nanti difoto-kan oleh staff di sana (bisa minta tolong dengan kamera kita juga), dicetak dan diberi photo frame dari washi paper (kertas khas Jepang), biar unik gitu kali ceritanya hahaha. Kita juga bisa membubuhkan stamp "Mt Fuji Panoramic Ropeway" di cover-nya. 

Hasil fotonya

Photo frame dari washi paper dengan cap merah di cover-nya

Salah satu tempat foto-foto yang jadi rebutan di sini adalah Tenjo Bell nih. Karena Fuji-san letaknya tepat di seberang Tenjo-san, Tenjo Bell ini persis membingkai pemandangan Fuji-san.

Tenjo Bell

Selanjutnya, di sini ada Rabbit Shrine alias Usagi-jinja. Di tempat ini orang-orang berdoa bagi keselamatan para pendaki gunung dan pengunjung. Kelinci di sini dianggap sebagai hewan pelindung (terkait kisahnya mengalahkan tanuki yang jahat).

Usagi-jinja

Selain itu disini juga ada kedai kecil bernama Tanuki Cha-ya (Cha-ya = tempat minum teh, biasanya dengan kudapan pendampingnya sekalian). Dua menu mainstream yang paling banyak dipesan di sini adalah green tea float dan tanuki dango-nya nih. Lumayan sebagai jajanan di sore hari, bisa dinikmati sambil melihat pemandangan Fuji-san juga. FYI, tanuki dango nya gede dan super empuk, selain itu masih hangat karena baru dipanggang. Lezaaat

Tanuki dango dan green tea float dari Tanuki Chaya

Tempat duduknya lucu... di dekatnya juga ada photo spot yang lucu..

Tempat duduk-duduk dengan patung tanuki

Manusia-manusia tanuki dango wkwkwk

Tidak jauh dari Tanuki Cha-ya, juga ada jalan menuju rute pendakian ke Gunung Mitsutako.

Jalur pendakian ke Gunung Mitsutako

Setelah puas berfoto-foto dan bersantai-santai sambil makan tanuki dango dan minum green tea float, saya pun turun lagi dengan naik kereta gantung. Sekali lagi bisa lihat pemandangan Kawaguchi-ko sambil bergerak turun. Nah, untuk pulangnya lagi ke Kawaguchiko St, naik Red Omni Bus lagi dari bus stop di seberang bus stop saat turun di awal (nama dan nomor bus stop sama, yaitu bus stop Sightseeing Boat Ropeway Ent., nomor 11). Ongkosnya 150 yen, harus bayar cash ya tidak bisa dengan SUICA atau IC Card lain.

Ketika saya kesana di bulan April 2018 lalu, kondisi Kawaguchiko memang sedang ramai pengunjung, dan terjadi kemacetan di beberapa titik. Akibatnya, bus terlambat sampai ke bus stop (tidak sesuai jam yang ada di bus stop) dan bus yang lewat seringkali sudah penuh. Hal ini memang umum terjadi, so jangan kaget yaa. Kalau memang penuh jangan dipaksakan, tunggu saja yang berikutnya lewat yang penting tujuannya ke Kawaguchiko St. Perkirakan juga waktunya agar tidak sampai terlambat jika akan naik kereta dengan jadwal tertentu (tiket sudah dipesan) di Kawaguchiko St.

Okaayyy sekian dulu, see you on the next post yaaa!

Comments